Dia yang terlalu tinggi di atas singgasana tidak pernah melihat telapak kakinya. Dia tak pernah ingat, pada tubuhnya ada bagian yang bernama telapak kaki. Pendengarannya tidak untuk menangkap suara dewa, juga tidak suara segala yang di bawah telapak kaki. Ia hanya dengarkan diri sendiri. Suara murid Bapa ini takkan sampai kepadanya. Untuknya yang paling tepat hanya dijolok.



Similar Quotes by Tags2317

Tak ada brahmana angkuh. Mereka hanya lebih mengerti...

-

Quote

Power and influence: things that should be obtained ...

-

Quote

There comes a moment in history when ignorance is no...

-

Quote

Lihat, ini Arok, yang tetap mempertahankan Tumapel. ...

-

Quote

Truth is not fully explosive, but purely electric. Y...

-Criss Jami

Quote

All stories have a curious and even dangerous power....

-

Quote

She captured the spot of my world’s centre and sent ...

-

Quote

Assuming is a form of giving away your power to anot...

-

Quote

The aim is to love God because the pure heart loves ...

-Criss Jami

Quote

But neither infinite power nor infinite wisdom could...

-

Quote

There is no greater power than the one others do not...

-

Quote

What good is power when you're too wise to use it?

-

Quote

I was an adventurer, but she was not an adventuress....

-

Quote

When she was a child, my love carried a road map in ...

-

Quote

Virtue comes through contemplation of the divine, an...

-

Quote

I wonder what could happen if self-confessed followe...

-

Quote

Sometimes violence is necessary to prevent even more...

-

Quote

Easily mistaken, it is not about a love for adversit...

-Criss Jami

Quote

Remember who you really are. You cannot be destroyed...

-

Quote

With her enchanting songs, her rare beauty, and clev...

-

Quote
Copied the text: "Dia yang terlalu tinggi di atas singgasana tidak pernah melihat telapak kakinya. Dia tak pernah ingat, pada tubuhnya ada bagian yang bernama telapak kaki. Pendengarannya tidak untuk menangkap suara dewa, juga tidak suara segala yang di bawah telapak kaki. Ia hanya dengarkan diri sendiri. Suara murid Bapa ini takkan sampai kepadanya. Untuknya yang paling tepat hanya dijolok."